Festival Mangrove Jawa Timur VII di Probolinggo
Probolinggo, 19 Agustus 2025 – Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menggelar Festival Mangrove Jawa Timur VII. Acara ini dilaksanakan di Pantai Bahak, Curahdringu, Tongas, Probolinggo, pada Selasa, 19 Agustus 2025, pukul 13.00 WIB, dan diikuti oleh Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, Universitas Islam Negeri Maulana malik Ibrahim, ITS, UNAIR dan masih banyak lagi, dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80.
Festival ini menjadi wadah kolaborasi multipihak dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan mangrove di Jawa Timur, yang diketahui memiliki luasan mangrove terbesar di Pulau Jawa. Dalam empat tahun terakhir, luas mangrove di provinsi ini bertambah 3.618 hektar (13,29%), menunjukkan komitmen nyata dalam mitigasi perubahan iklim menuju target Net Zero Emission 2060.
Rangkaian kegiatan festival meliputi penanaman mangrove, pelepasliaran burung air, penebaran benih ikan dan kepiting, edukasi pelestarian mangrove bagi pelajar dan masyarakat, pameran produk turunan mangrove, pengobatan gratis, fashion show batik mangrove, hingga penganugerahan apresiasi bagi pihak-pihak yang peduli pada pelestarian ekosistem mangrove dan keanekaragaman hayati hutan pantai.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menegaskan bahwa mangrove adalah benteng alami yang harus dijaga bersama. “Mangrove tidak hanya melindungi pantai dari abrasi, tetapi juga memberi manfaat ekonomi dan ekologi bagi masyarakat. Menjaga mangrove berarti menjaga masa depan kita bersama,” ujarnya.
Melalui Festival Mangrove Jawa Timur VII ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat aktif dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove, sehingga ekosistem mangrove, sehingga ekosistem dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara seimbang.
Share It On: