SMCC Berikan Bekal Penting Mengenai Resiliensi Diri
Surabaya, 5 Agustus 2025 — Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC) Universitas Negeri Surabaya kembali menyelenggarakan kegiatan promotif kesehatan mental bertajuk “SMCC Berikan Bekal Penting Mengenai Resiliensi Diri” pada Selasa (5/8) di Auditorium Lantai 9 Gedung Rektorat UNESA. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai fakultas yang antusias mengikuti materi seputar ketahanan psikologis dan strategi menghadapi tekanan dalam lingkungan akademik.
Dalam kegiatan ini, SMCC UNESA menekankan pentingnya resiliensi diri, yaitu kemampuan seseorang untuk bangkit, beradaptasi, dan tetap berfungsi secara optimal meskipun menghadapi kesulitan. Melalui pemaparan yang interaktif dan mudah dipahami, peserta diajak mengenali bagaimana tekanan akademik, tuntutan sosial, maupun permasalahan pribadi dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi, seperti regulasi emosi, dukungan sosial, pola pikir adaptif, serta keterampilan pemecahan masalah. Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai bagaimana membangun growth mindset, meningkatkan kemampuan coping, serta menerapkan kebiasaan sehari-hari yang mampu memperkuat daya lenting diri.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi refleksi dan diskusi ringan yang memungkinkan mahasiswa berbagi pengalaman terkait tantangan yang pernah mereka hadapi. SMCC UNESA menekankan bahwa pengembangan resiliensi tidak hanya penting untuk keberhasilan akademik, tetapi juga untuk menjaga kesehatan mental jangka panjang.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, SMCC berharap seluruh mahasiswa UNESA memiliki bekal yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika kehidupan kampus. Dengan resiliensi yang baik, mahasiswa diharapkan mampu mempertahankan keseimbangan, tetap produktif, serta membangun pola hidup sehat baik secara emosional maupun sosial. Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen SMCC UNESA dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang sehat, adaptif, dan berdaya.
Share It On: