Webinar Ketahanan Mental Fakultas Vokasi 2025
Surabaya, 19 September 2025, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Webinar Membangun Ketahanan Mental Mahasiswa yang berlangsung secara daring melalui Zoom. Acara ini dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan dihadiri oleh kurang lebih 500 mahasiswa baru Fakultas Vokasi angkatan 2025. Webinar ini terselenggara berkat kerja sama antara Direktorat PPIS UNESA dan Tim Bimbingan Konseling Fakultas Vokasi UNESA.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Rachman Widohardhono, S.Psi., M.Psi., Psikolog, selaku Koordinator Bimbingan dan Konseling Fakultas Vokasi UNESA. Beliau menekankan pentingnya adaptasi dan pemanfaatan sumber daya kampus agar mahasiswa baru dapat menjalani masa studi dengan optimal. Beberapa poin penting yang ditekankan meliputi pemahaman bahwa homesick adalah hal yang wajar, strategi mengatasi culture shock, pemahaman sistem perkuliahan beserta fasilitas digital UNESA, serta persiapan Test of English Proficiency (TEP). Tak kalah penting, beliau menegaskan bahwa kunci sukses kuliah tepat waktu adalah perencanaan yang matang, pemanfaatan sumber daya, serta menjaga keseimbangan antara akademik dan kesehatan mental.
Materi kedua dibawakan oleh Dr. Wiryo Nuryono, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Subdirektorat Mitigasi Crisis Center UNESA. Beliau mengangkat tema mengenai Gen Z dan kekerasan di perguruan tinggi. Dalam pemaparannya, Dr. Wiryo menekankan bahwa kekerasan di kampus bukan hanya masalah individu, melainkan juga dipengaruhi oleh budaya dan struktur relasi yang hierarkis. Ia juga menyoroti meningkatnya kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang naik 14,17% pada tahun 2024, sekaligus mengingatkan mahasiswa untuk lebih bijak dalam menggunakan platform digital.
Selain itu, Dr. Wiryo juga menjelaskan bahwa Gen Z sebagai generasi digital native memiliki kerentanan sosial, namun juga peluang besar menjadi agen perubahan. Oleh karena itu, pencegahan dan mitigasi kekerasan di kampus harus dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang mencakup edukasi, peningkatan kesadaran digital, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam gerakan anti-kekerasan. UNESA sendiri telah menyediakan berbagai layanan pendukung, seperti hotline pengaduan kekerasan melalui situs resmi DPPISK dan layanan kesehatan mental di Student Mental Crisis Center (SMCC) UNESA.
Secara keseluruhan, webinar ini memberikan bekal penting bagi mahasiswa baru Fakultas Vokasi UNESA angkatan 2025 dalam menghadapi tantangan perkuliahan, baik dari sisi akademik maupun sosial-emosional. Kehadiran dua pemateri yang kompeten berhasil memberikan wawasan sekaligus motivasi bagi mahasiswa baru untuk lebih siap, tangguh, dan berdaya dalam menjalani kehidupan kampus. Dengan antusiasme tinggi dari peserta, kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun lingkungan akademik yang sehat, inklusif, dan bebas dari kekerasan di UNESA.
Share It On: