Wellness Talk: Berdaya dan Bahagia (Kenali Diri, Rawat Energi, Jalani Hari)
Surabaya, 9 Oktober 2025 - Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan kegiatan Wellness Talk bertajuk “Berdaya dan Bahagia: Kenali Diri, Rawat Energi, Jalani Hari” pada Rabu, 9 Oktober 2025, pukul 10.20-12.00 WIB di Ruang Kelas 06.03.22. Kegiatan yang merupakan bentuk kelas kesehatan mental ini diikuti oleh mahasiswa baru angkatan 2025 Kelas C Program Studi PLB dengan menghadirkan Zahara Safitri, M.Psi., Psikolog selaku Psikolog Direktorat Pencegahan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) sebagai pemateri. Wellness Talk ini dirancang khusus untuk membantu mahasiswa baru memahami pentingnya kesehatan mental dalam menjalani kehidupan kampus, terutama dalam menghadapi tantangan dan dinamika perkuliahan di bidang pendidikan luar biasa.
Acara dibuka dengan icebreaking yang dipandu oleh tim panitia untuk mencairkan suasana dan mendekatkan kedekatan antara peserta dengan pemateri. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi "Cek Baterai" di mana siswa diminta menilai tingkat energi mereka melalui gerakan tubuh, kemudian dilanjutkan dengan mini sharing tentang pengalaman hari pertama masuk kuliah dari beberapa siswa. Zahara Safitri, M.Psi., Psikolog kemudian menangkap tema emosional dari cerita-cerita tersebut dan menghubungkannya dengan materi tentang mengenal diri dan stres. Beliau menjelaskan bahwa kesehatan mental bukan berarti harus bahagia terus, tetapi bagaimana siswa tetap bisa berfungsi, mengenali perasaan, dan mencari bantuan saat dibutuhkan, dengan memberikan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan siswa PLB seperti stres tugas observasi dan tekanan ekspektasi akademik.
Kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas interaktif "Pohon Diriku" di mana siswa diminta menggambar pohon dan mengidentifikasi akar (hal-hal yang membuat kuat), batang (hal-hal yang membuat stres), dan daun (hal-hal yang membuat tenang). Aktivitas ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan refleksi diri secara mendalam tentang sumber kekuatan dan tantangan yang mereka hadapi. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan teknik pengaturan diri melalui grounding 5-4-3-2-1 dan aktivitas "Namamu Emosimu" untuk membantu mereka mengelola emosi ketika merasa tidak nyaman. Sesi dilanjutkan dengan refleksi dan komitmen diri di mana setiap siswa menuliskan pesan untuk diri sendiri untuk minggu yang akan datang, menciptakan ruang pribadi untuk introspeksi dan perencanaan kesehatan mental mereka.
Wellness Talk ditutup dengan relaksasi dan pesan inspiratif dari Zahara Safitri, M.Psi., Psikolog yang menekankan bahwa “Aku cukup, aku bahagia, aku sedang belajar, aku tidak sedang berlomba” dan bahwa merawat diri bukanlah bentuk egois, melainkan bagian penting dari proses bertumbuh. Kegiatan ini mendapat respon positif dari para mahasiswa baru yang merasa lebih memahami pentingnya kesehatan mental dan memiliki bekal praktis untuk mengelola stres dan emosi dalam perjalanan akademik mereka. Melalui Wellness Talk ini, Program Studi PLB FIP UNESA menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan aspek kesejahteraan psikologis siswa sebagai bagian integral dari proses pendidikan, sehingga siswa tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga sehat secara mental dalam menjalani tugas dan tanggung jawab sebagai calon pendidik bagi anak berkebutuhan khusus.
Share It On: